Cari Di Sini!

Renungan 6 PDF Print E-mail
Hikmah

 

  • Andai aku berada di tepi jurang (kehancuran), kemudian ALLAH selamatkan diriku, maka itulah karunia luarbiasa yang tak ternilai dan tak bisa ditukar dengan apapun. Saat ini, umat ISLAM sedang berada di tepi jurang tersebut (Tadabbur: Kaitkan dengan firman ALLAH dalam surah Ali 'Imran: 103) . Namun yakinlah pertolongan ALLAH pasti datang, dan kulihat sistemNya sudah mulai di-ON-kan. Maa syaa'a kaana wa maa lam yasya' lam yakun (Apa yang Dia kehendaki pasti terjadi, dan apa yang tidak kehendaki pasti tidak terjadi). Perbanyaklah berTASBIH dan berISTIGHFAR (QS. an-Nashr). Wallahu A'lam...

 

  • Kumitir bedah ing pinggir
    Dondomana, jlumatana
    Kanggo seba mengko sore

    ----------------
    Perjalanan hidup manusia di dunia adalah seperti orang yang akan dipanggil Sang Raja. Dia harus mempersiapkan diri dengan berdandan dan memakai pakaian yang terbaik. Pakaian yang terbaik itu adalah takwa: “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang baik.(QS. Al-A’raf: 26)

     

    Namun karena yang dimiliki hanyalah pakaian yang usang dan robek, maka dia pun harus melihat bagian mana yang robek dan perlu dijahit. Inilah yang namanya muhasabah (koreksi diri): "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada ALLAH dan hendaklah setiap diri melihat apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)." (QS. Al-Hasyr: 18) Setelah ketemu yang robek, maka dia harus menambal atau memperbaikinya: "dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan ALLAH, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka." (QS. Ali 'Imran: 135) Dengan cara seperti itu, maka ketika ketemu Sang Raja (Baca: ALLAH swt.), dia tidak merasa minder, cemas karena takut dimarahi: "maka tidak ada kekhawatiran atas mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita." (QS. Al-Ahqaf: 13) Pada saat itu, dia merasakan ketenangan, senang (ridha) dan Sang Raja pun senang kepadanya: "Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam surga-Ku." (QS. Al-Fajr: 27-30) WALLAHU A'LAM.....

 

  • Dengan kembali dan berserah diri sepenuhnya kepada ALLAH, insya ALAH hidup kita terasa lebih indah....
    قل إن صلاتي ونسكي ومحياي ومماتي لله رب العالمين لا شريك له وبذلك أمرت وأنا أول المسلمين
    "Katakanlah sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan itulah aku telah diperintahkan dan aku adalah orang pertama-tama menyerahkan diri." QS. Al-An'aam: 162-163)

 

  • Kuperhatikan orang2 di sekelilingku, kuperhatikan orang2 yang kukenal, dan kudapati hidayah ALLAH mulai menyinari HATI mereka, walaupun di tahap awal seringkali didahului dg masalah yg cukup pelik (masalah keluarga, kesehatan, dll). Beruntunglah mereka, dan bersyukurlah bila Anda termasuk di antara mereka. Hari esok insya ALLAH akan lebih baik, WALLAHU A'LAM...

 

  • Untuk urusan DUNIA boleh ada kata JENUH, dan pasti akan menemui titik JENUH. Tapi untuk urusan AKHIRAT termasuk DAKWAH tidak boleh. Teruslah berdakwah semampunya dan jangan pernah ada kata menyerah, sampai ajal menjemput. Jangan pula sampai gantung sepatu. Wallahu A'lam...Fatkhurozi