Mertua Campur Tangan, Istri Gugat Cerai

Assalamualaikum Wr. Wb.
Pak Ustadz, saya seorang laki-laki yang sedang menghadapi satu masalah. Saat saya bertengkar dengan isteri, mertua saya turut campur. Bahkan, sampai pada tahap dimana saya dan mertua saling menghina.

 

Saat ini, isteri saya tinggal bersama orangtuanya. Ketika saya ajak isteri untuk kembali ke rumah kami, terkadang dia mau dan terkadang menolak. Menurut penuturan isteri saya, dia tidak mau kembali ke rumah karena keluarganya mengancam tidak mau menerimanya lagi.

 

Belakangan, istri saya malah bilang mau gugat cerai. Saya sering membujuknya agar mau kembali, tapi tetap tidak berhasil. Saya sudah berusaha dengan segala upaya untuk memohon maaf kepada mertua, tapi selalu ditolak. Bagaimana jalan keluar dari masalah ini, Pak Ustadz? Terima kasih.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb. M-....

Read more: Mertua Campur Tangan, Istri Gugat Cerai

Suami Mengucapkan Kata "Pisah"

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Ketika kami bertengkar, saya sering minta cerai dengan suami. Bahkan terkadang suami mengatakan, "Ya udah kalau mau pisah!" Kejadian seperti ini sering terulang, walaupun saat mengucapkannya suami tidak ada niat untuk menceraikan.

Yang ingin saya tanyakan, apakah ucapan suami itu menyebabkan jatuh talak atau tidak? Terima kasih atas jawabannya.

A...

 

Jawaban:

 

Wa'alaikumsalam Wr. Wb.

Saudari A yang saya hormati, sebenarnya pertanyaan yang Anda tanyakan sudah pernah saya jawab, yaitu pada konsultasi berjudul Bila Suami Mengatakan "Pisah", Apakah Jatuh Thalak. Dalam konsultasi tersebut, saya memberikan penjelasan bahwa lafazh talak / cerai ada beberapa macam, ada yang sharih atau secara tegas menunjukkan makna perceraian, seperti dengan mengatakan: "Saya talak (ceraikan) kamu!" Bila lafazh seperti ini yang diucapkan, maka tanpa ada niat pun sudah jatuh talak.

Baca Selengkapnya Suami Mengucapkan Kata "Pisah"

Sudah Ditalak Berapakah Saya?

Sudah Ditalak Berapakah Saya?

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pak Ustadz, saya mau bertanya, dulu suami sering sekali mengatakan kalimat "pisah" baik secara lisan maupun tulisan. Di bulan Juni dan Agustus pun mengatakannya kembali. Berdasarkan situs ini kami (suami dan saya) baru tahu ternyata sudah jatuh talak jika mengucapkan kalimat "pisah".

Yang ingin saya tanyakan, jika demikian maka sudah ditalak berapa kali kah saya oleh suami? Apakah jika ingin rujuk perlu ada kalimat penegasan dari suami untuk membatalkan talak yang sudah terucap? Terimakasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

A -...

 

Jawaban:

 

Wa'alaikumsalam Wr. Wb.

Saudariku yang saya hormati, saya berharap Anda sudah benar-benar memahami pendapat yang saya lontarkan pada konsultasi-konsultasi sebelumnya yang serupa, yaitu konsultasi berjudul Suami Mengucapkan Kata "Pisah" dan juga Bila Suami Mengatakan "Pisah", Apakah Jatuh Talak?. Tentunya dengan harapan agar arah pertanyaan Anda sudah sejalan dengan pendapat yang saya sampaikan. Dalam artian, kata "pisah" yang Anda anggap telah menyebabkan jatuhnya talak di antara Anda dengan suami merupakan perkataan yang benar-benar dibarengi niat talak.

Bila memang sudah seperti yang saya jelaskan dalam kedua konsultasi tersebut, maka mengenai jumlah talak yang sudah jatuh, Anda dan suami yang lebih mengetahui. Apalagi dalam pertanyaan di atas, Anda mengatakan bahwa hal itu sering terjadi.

Kasus yang Anda alami merupakan kasus yang masih sering terjadi di kalangan masyarakat kita. Hal itu bisa disebabkan karena faktor ketidaktahuan akan hukum-hukum seputar pernikahan dan talak atau karena menganggap sepele hukum-hukum tersebut. Padahal Islam sangat menekankan agar kita lebih berhati-hati, terutama dalam mengucapkan atau memutuskan perceraian. Baca konsultasi berjudul Cerai Dalam Keadaan Emosi. 

Baca Selengkapnya Sudah Ditalak Berapakah Saya?