Salahkah Bila Saya Menuntut Cerai

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Suami saya sampai sekarang masih menjalin hubungan dengan mantan pacarnya. Yang saya tahu, mereka intensif komunikasi lewat inbox, sms maupun telpon. Hal itu sudah dimulai sejak kami menikah 12 tahun yang lalu. Suami saya sendiri pernah mengaku bahwa dirinya tidak bisa melupakan wanita itu. Awalnya, saya kuat untuk menahan perasaan, dan saya hanya berharap suatu saat suami saya akan sadar dan bisa melupakan wanita itu sehingga dia bisa lebih fokus kepada kami, anak isterinya (Alhamdulillah kami sudah dikaruniai 2 orang anak).

 

Tetapi ternyata sampai detik ini, mereka masih tetap berhubungan. Hal itu membuat saya sangat down. Hingga saya pun merasa sudah tidak sanggup lagi untuk hidup bersama suami. Suatu ketika, saya pernah meminta cerai kepadanya, tetapi dia malah marah dan menampar saya. Dia menuduh saya telah mempermainkan perasaannya. Saya bingung harus bagaimana? Selama 12 tahun ini saya sudah cukup menderita, lahir maupun batin. Salahkah bila saya meminta cerai?? Mohon arahannya, Pak Ustadz.

Baca Selengkapnya Salahkah Bila Saya Menuntut Cerai

Mertua Campur Tangan, Istri Gugat Cerai

Assalamualaikum Wr. Wb.
Pak Ustadz, saya seorang laki-laki yang sedang menghadapi satu masalah. Saat saya bertengkar dengan isteri, mertua saya turut campur. Bahkan, sampai pada tahap dimana saya dan mertua saling menghina.

 

Saat ini, isteri saya tinggal bersama orangtuanya. Ketika saya ajak isteri untuk kembali ke rumah kami, terkadang dia mau dan terkadang menolak. Menurut penuturan isteri saya, dia tidak mau kembali ke rumah karena keluarganya mengancam tidak mau menerimanya lagi.

 

Belakangan, istri saya malah bilang mau gugat cerai. Saya sering membujuknya agar mau kembali, tapi tetap tidak berhasil. Saya sudah berusaha dengan segala upaya untuk memohon maaf kepada mertua, tapi selalu ditolak. Bagaimana jalan keluar dari masalah ini, Pak Ustadz? Terima kasih.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb. M-....

Read more: Mertua Campur Tangan, Istri Gugat Cerai

Suami Mengucapkan Kata "Pisah"

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Ketika kami bertengkar, saya sering minta cerai dengan suami. Bahkan terkadang suami mengatakan, "Ya udah kalau mau pisah!" Kejadian seperti ini sering terulang, walaupun saat mengucapkannya suami tidak ada niat untuk menceraikan.

Yang ingin saya tanyakan, apakah ucapan suami itu menyebabkan jatuh talak atau tidak? Terima kasih atas jawabannya.

A...

 

Jawaban:

 

Wa'alaikumsalam Wr. Wb.

Saudari A yang saya hormati, sebenarnya pertanyaan yang Anda tanyakan sudah pernah saya jawab, yaitu pada konsultasi berjudul Bila Suami Mengatakan "Pisah", Apakah Jatuh Thalak. Dalam konsultasi tersebut, saya memberikan penjelasan bahwa lafazh talak / cerai ada beberapa macam, ada yang sharih atau secara tegas menunjukkan makna perceraian, seperti dengan mengatakan: "Saya talak (ceraikan) kamu!" Bila lafazh seperti ini yang diucapkan, maka tanpa ada niat pun sudah jatuh talak.

Baca Selengkapnya Suami Mengucapkan Kata "Pisah"