Lupa Membayar Mahar

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bismillah…Ana ada sedikit pertanyaan mengenai hal mahar. Jadi ana punya saudara, dia cerita dia menikah dengan biaya sendiri sampai uangnya habis sama sekali. Karena istrinya berasal dari Bali dan dia dari Jawa, tepatnya malang. Ana salut sama dia karena dia berusaha membiayai semua sendiri. Permasalahannya dia lupa membayar maharnya, dan sekarang dia punya niatan membayarnya. Bagaimana hukum dan dalilnya?? Mohon pencerahan. Jazakumullah

Baca Selengkapnya Lupa Membayar Mahar

Bila Orangtua Tidak Menyetujui Calon Istri Pilihan Kita

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Pak Ustadz, ada satu pertanyaan yang selama ini mengganjal di benak saya. Saya adalah seorang laki-laki yang sedang dalam tahap pencarian calon isteri. Sebenarnya, saya sudah memiliki pilihan, namun orangtua saya tidak setuju dengan wanita pilihan saya itu. Padahal menurut saya, dari segi agama, wanita pilihan saya lebih baik daripada wanita yang diajukan oleh orangtua saya. 

Selama ini, orangtua saya masih terpaku pada pertimbangan paras kecantikan, sementara saya tidak mempersalahkan itu. Saya lebih mempertimbangkan segi agamanya. Jadi, di antara kami masih ada silang pendapat.

 

Saya sudah seringkali berbicara kepada orangtua saya, khususnya ibu saya. Saya menjelaskan kepadanya bahwa pemikirannya selama ini adalah salah dan terlalu sempit. Namun, sampai sekarang beliau belum bisa menerima pendapat saya. Bahkan, beliau memaksa saya untuk tetap menikah dengan wanita yang beliau pilih. Kalau seperti itu kondisinya, bagaimana Ustadz? Mohon bimbingannya. Terima kasih. Semoga Allah swt. senantiasa memberikan kemudahan dalam semua urusan kita. Amin…..

Baca Selengkapnya Bila Orangtua Tidak Menyetujui Calon Istri Pilihan Kita

Hak dan Kewajiban Istri Yang Dipoligami

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Ustadz, saya adalah seorang isteri yang sekarang dimadu (dipoligami). Saya ingin tahu hak dan kewajiban isteri yang dipoligami serta hak dan kewajiban suami. Terima kasih Ustadz.


Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

H - …….

 

Jawaban:

Wa’alaikumussalam Wr. Wb.

Sebelum menjawab pertanyaan ukhti, terlebih dahulu saya ingin mengucapkan kekaguman dan rasa salut saya kepada ukhti yang nampaknya telah rela menerima keputusan suami untuk menikah lagi, meskipun mungkin pada mulanya hal itu begitu mengejutkan dan menyakitkan hati ukhti. Mudah-mudahan ketulusan hati dan kesabaran ukhti dalam menerima keputusan suami itu dapat menjadi amal shaleh yang diridhai Allah swt., dan semoga ukhti dapat meraih kebahagiaan dalam berumah tangga meskipun harus dipoligami. Aamiin….

Baca Selengkapnya Hak dan Kewajiban Istri Yang Dipoligami