Apakah Kodok Halal?

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah kalau kepiting dihalalkan, jadi bisa makan. Sekalian mau tanya pak Ustadz, kalau swike (kodok) halal nggak? Terima kasih
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
A-....


Jawaban:

Wa'alaikumussalam Wr. Wb.

Sama seperti hukum kepiting, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai hukum swike atau kodok. Sebagian besar ulama mengharamkan kodok dengan dalil hadits Rasulullah saw. yang diriwayatkan dari Abdurrahman bin Utsman Al-Quraisy:


Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Utsman Al-Quraisy, bahwa ada seorang tabib (dokter) yang bertanya kepada Rasulullah saw. tentang kodok yang dipergunakan dalam campuran obat, maka Rasulullah saw. melarang membunuhnya. (HR Ahmad, Abu Daud dan An-Nasa’i).

Berdasarkan hadits ini, para ulama mengharamkan kodok. Sebab dalam hadits tersebut, Rasulullah saw. melarang untuk membunuhnya. Sebuah kaidah mengatakan bahwa hewan-hewan yang dilarang untuk dibunuh, hukumnya haram dimakan. Seandainya boleh dimakan, niscaya Rasulullah tidak akan mengeluarkan larangan tersebut. Ada juga ulama yang mengharamkan kodok, karena bagi kebanyakan orang, kodok termasuk ke dalam katagori hewan yang menjijikkan. Ada pula yang mengharamkannya karena kodok termasuk binatang yang bisa hidup di dua alam.

Baca SelengkapnyaApakah Kodok Halal?

Hukum Mendoakan Orangtua Non-Muslim

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Pak Ustadz, mohon pencerahan; apakah doa seorang anak muslim untuk orangtuanya yang non muslim akan diterima oleh Allah swt.? Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
S-....



Jawaban:

Wa’alaikumussalam Wr. Wb.

Terima kasih atas pertanyaan dan perhatiannya. Pertanyaan Anda sangat menarik, hanya saja Anda tidak menyebutkan jenis doa yang Anda maksud, apakah doa agar orangtua diampuni Allah ataukah agar mereka mendapat hidayah? Tetapi tidak masalah, saya akan mencoba menjawabnya dengan menjelaskan hukum berdoa untuk kedua orangtua yang non-Muslim dengan dalil-dalil Al-Qur`an dan Hadits.


Berbakti kepada kedua orangtua merupakan satu amaliah yang diwajibkan oleh Allah swt.. Hal ini didasarkan pada sejumlah ayat yang menyandingkan penyebutan nama kedua orangtua dengan penyebutan nama Allah swt., seperti disebutkan dalam firman Allah swt.:

 

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia, dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu-bapakmu dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al-Israa` [17]: 23)

Baca Selengkapnya Hukum Mendoakan Orangtua Non-Muslim

Hukum Mengganti Puasa Bagi Wanita Haid

Assalamu’alaikum.Wr.Wb

Pak Ustadz, sebentar lagi kita memasuki bulan suci Ramadhan, yang ingin saya tanyakan apabila seorang wanita sedang mendapat haid maka dia tidak diwajibkan berpuasa,dan puasanya dapat diganti lain hari. Apakah lain hari itu setelah kita merayakan lebaran Pak Ustadz?? Sebab saya mengganti puasanya setiap puasa Senin-kamis boleh ga pak Ustadz??


Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 


W-.....

 

 

Jawaban:

Wa’alaikumussalam Wr. Wb.

Bila seseorang tidak menunaikan puasa Ramadhan karena alasan tertentu yang diizinkan oleh syara’ (agama) seperti sakit, musafir, haidh atau alasan-alasan lainnya, maka dia wajib menggantinya pada hari-hari yang lain. Ini sesuai dengan firman Allah swt. dalam QS. Al-Baqarah (2): 186: “Barangsiapa sakit atau dalam perjalanan, (maka dia boleh tidak berpuasa) dan menghitung berapa hari ia tidak berpuasa untuk digantikannya pada hari-hari yang lain“.

 

Khusus untuk wanita yang haidh, diriwayatkan sebuah hadits dari Aisyah ra. bahwa dia berkata: “Ketika kami sedang haidh, maka kami diperintahkan untuk mengqadha puasa dan tidak diperintahkan menggadha shalat.” (Hadits Muttafaq ’Alaih)

Baca Selengkapnya Hukum Mengganti Puasa Bagi Wanita Haid