Cari Di Sini!

Konsultasi Keluarga
Suami Mengucapkan Kata "Pisah" PDF Print E-mail
Konsultasi Keluarga

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Ketika kami bertengkar, saya sering minta cerai dengan suami. Bahkan terkadang suami mengatakan, "Ya udah kalau mau pisah!" Kejadian seperti ini sering terulang, walaupun saat mengucapkannya suami tidak ada niat untuk menceraikan.

 

Yang ingin saya tanyakan, apakah ucapan suami itu menyebabkan jatuh talak atau tidak? Terima kasih atas jawabannya.

A...

 

Jawaban:

 

Wa'alaikumsalam Wr. Wb.

 

Saudari A yang saya hormati, sebenarnya pertanyaan yang Anda tanyakan sudah pernah saya jawab, yaitu pada konsultasi berjudul Bila Suami Mengatakan "Pisah", Apakah Jatuh Thalak. Dalam konsultasi tersebut, saya memberikan penjelasan bahwa lafazh talak / cerai ada beberapa macam, ada yang sharih atau secara tegas menunjukkan makna perceraian, seperti dengan mengatakan: "Saya talak (ceraikan) kamu!" Bila lafazh seperti ini yang diucapkan, maka tanpa ada niat pun sudah jatuh talak.

 

Tetapi bila lafazh yang digunakan adalah lafazh yang mengandung unsur kinayah (kiasan) atau lafazh yang multitafsir (mengandung beberapa kemungkinan arti), seperti dengan mengatakan: “Pulanglah kamu ke rumah orangtuamu!”, maka lafazh tersebut membutuhkan adanya niat. Jadi, kalau tidak ada niat dari suami untuk menceraikan isterinya, maka tidak jatuh talak.

 

Menurut hemat saya, kata “pisah” termasuk ke dalam katagori ini, karena lafazh tersebut bisa jadi maksudnya: “Kita pisah dulu untuk sementara waktu” atau “Aku pisah-ranjangkan kamu!" Dalam kasus-kasus seperti yang Anda alami, pada umumnya suami tidak benar-benar ingin menceraikan isterinya. Kata-kata seperti itu diucapkan hanya untuk tujuan "menggertak". Wallaahu A'lam... Fatkhurozi

 

Baca Juga: Cerai Dalam Keadaan Emosi

 

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 8 of 50